Semudah itu aku mencintaimu, sesulit itu kamu membalas rasa suka ku
Sebagian hal tak pernah berarti apa-apa bagimu. Seperti saat aku menganggapmu kau mengacuhkanku. Terlambat menyadari bahwa selama ini kau hanya ingin ditemani. Terlambat menyadari bahwa kau tak pernah ada disini. Dan terlambat menyadari bahwa kau telah menemukan tambatan hati.
Hal yang tak aku kuasai akhirnya kau dapatkan dari orang lain. Dia yang lebih pandai berdandan, dia yang lebih pandai menunjukkan wajah menawan, dia yang lebih pandai berjalan berlenggak-lenggok. Berbanding terbalik dengan aku yang tak pernah merawat wajah, yang tidak pernah percaya diri dalam berpose, bahkan berjalan layaknya model wanita diluar sana.
Dalam waktu yang lalu, aku dan kau saling mengenggam erat tangan. Dan berambisi bahwa kita adalah dua manusia yang akan terus menerus bersama. Hingga akhirnya rasa yang aku kira bahagia nyatanya hanya memberi luka yang semakin tertegun hebatnya.
Aku tak akan lagi berharap padamu. Kenapa? Ya karena aku tahu semakin aku berharap semakin tinggi rasaku ingin memilikimu dan kamu akan semakin membenciku. Semudah itu aku mencintaimu, sesulit itu kamu membalas rasa suka ku.
Komentar
Posting Komentar