Kura-kura
Seperti hilang, tapi masih berada dimana-mana. Seperti sunyi, tapi masih bisa mendengar suara orang lain. Seperti sesak, tapi angin sedang kencang-kencangnya.
Seperti sedang berada di keramaian, tapi hanya dirimu sendiri yang ada disitu. Yang hanya bisa mengerti atau bahkan sulit untuk beradaptasi.
Lewat pandangan orang lain, orang yang seperti ini kadang di definisikan seperti kura-kura. Yang hanya mau tinggal di rumahnya sendiri dan nyatanya memang harus begitu. Tidak mau kemana-mana hanya berada di rumahnya.
Mungkin orang seperti itu bisa di bilang begitu. Mereka nyaman dengan rumahnya sendiri. Mereka tidak mau kemana-mana. Mereka lebih senang sendiri daripada terus mengobrol yang sebenarnya jika di pikir tidak ada artinya sama sekali.
Berbincang memang hal yang menyenangkan. Seakan ada dunia baru yang membuat perpustakan kecil di otak kita mengharuskan berpikir dan merespon. Tapi, jika sehobi. Ya, mana ada orang yang sedang berbincang tidak mau membicarakan tentang kegemaran yang sama. Itu menyenangkan, sekali!
Mereka terlihat cuek, karena mereka tahu buat apa banyak tingkah jika orang lain hanya ingin tahu bukan memahamimu. Iya kan? Kebanyakan orang semakin dewasa sudah malas untuk berbicara di dunia nyata. Dunia maya? Mungkin mereka lebih terbuka tapi jika sedang mengetik wajahnya datar, tak ada ekspresi ya sama saja. Berpikir lebih baik untuk dirinya sendiri. Karena, terlalu mencampuri urusan orang lain hanya akan semakin menambah masalah juga. Iya kan? Karena, jadi orang yang seperti kura-kura memang menyenangkan
Komentar
Posting Komentar